STRATEGI INTERNALISASI IMAN HARI AKHIR GUNA MEREDUKSI FOMO REMAJA TIKTOK
Keywords:
FoMO,, Iman kepada Hari Akhir, Literasi DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas internalisasi nilai Iman kepada Hari Akhir sebagai strategi reduksi FoMO (Fear of Missing Out) pada remaja pengguna TikTok. Problem utama yang diangkat adalah kesenjangan antara penyampaian materi eskatologis di kelas yang bersifat doktrinal-normatif dengan realitas kecemasan digital yang dialami siswa Kelas 9 SMP di luar ruang kelas. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 15 siswa pengguna aktif TikTok, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di salah satu SMP Negeri di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi persepsi yang signifikan: sebelum intervensi, siswa memandang Hari Akhir sebagai peristiwa eskatologis yang jauh dan abstrak. Pasca internalisasi konsep Yaumul Hisab yang dikontekstualisasikan dengan rekam jejak digital, terjadi pergeseran orientasi dari external validation (mencari pengakuan sosial) menuju internal control (kesadaran akan pertanggungjawaban ilahiah). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan dialektika iman-algoritma efektif menurunkan tingkat kecemasan sosial digital dan berpotensi diintegrasikan ke dalam modul PAI kontemporer.





